Singkatnya, SAMONO SW-MPG300 vs PerySmith V10 Pro Siapa yang Menang?
Gue sempat bolak-balik dua tab Shopee buat mutusin ini, dan akhirnya nyoba dua-duanya bareng adik gue yang emang lagi cari vacuum kasur buat kamar kosnya. Kalau kamu buru-buru dan cuma mau jawaban cepat: SAMONO SW-MPG300 menang di harga dan kepraktisan harian, PerySmith V10 Pro menang telak di daya hisap dan fitur sterilisasi.
Bukan berarti salah satu jelek. Cuma beda target pemakai. SAMONO cocok buat kamu yang mau hasil cukup bagus tanpa bikin dompet nangis, sementara PerySmith buat kamu yang alerginya cukup parah dan butuh performa maksimal, meskipun harus keluar budget lebih. Buat gambaran kategori lengkapnya, kamu bisa cek dulu di 5 Vacuum Cleaner Kasur Anti Tungau: Bikin Kasur Lebih Bersih dan Nyaman.
Tabel Perbandingan Lengkap

| Kriteria | SAMONO SW-MPG300 | PerySmith V10 Pro |
|---|---|---|
| Daya Hisap | 12.000 Pa | 19.000 Pa |
| Fitur UV-C | Tidak ada | Ada |
| Filter | Filter dasar | Filter HEPA |
| Kapasitas Wadah Debu | Standar, cocok pemakaian mingguan | Lebih besar, cocok pemakaian intensif |
| Tingkat Kebisingan | Sedang | Sedikit lebih bising (sebanding kekuatan hisapnya) |
| Kisaran Harga | Lebih terjangkau | Lebih premium |
| Cocok Untuk | Pemakaian harian, budget menengah | Alergi berat, pemakaian intensif |
Perbandingan Daya Hisap
PerySmith V10 Pro unggul jauh di daya hisap, dengan angka 19.000Pa dibanding 12.000Pa milik SAMONO. Selisih segitu kerasa banget kalau kasur kamu udah lama nggak divakum sama sekali.
Waktu gue coba di kasur kos adik gue yang emang jarang dibersihin, PerySmith V10 Pro langsung kelihatan hasilnya di wadah debu—penuh lebih cepat. SAMONO tetap bekerja dengan baik, cuma butuh dua-tiga kali lintasan ekstra di area yang sama biar hasilnya setara.
Kalau kasur kamu rutin dibersihin tiap minggu, selisih ini nggak terlalu krusial. Tapi kalau kasurnya jarang disentuh vacuum, daya hisap lebih tinggi jelas lebih membantu.
Perbandingan Fitur UV-C & Sterilisasi
PerySmith V10 Pro menang mutlak di kriteria ini karena punya fitur UV-C, sementara SAMONO SW-MPG300 tidak. Fitur ini penting buat rumah dengan penderita alergi sensitif atau anak kecil.
UV-C bekerja mensterilkan permukaan kasur dari bakteri dan sisa kotoran yang belum tersedot sempurna. SAMONO SW-MPG300 tetap efektif menyedot tungau lewat daya hisapnya, tapi nggak punya lapisan proteksi tambahan ini.
Buat pemakaian umum tanpa riwayat alergi berat, ketiadaan UV-C di SAMONO bukan masalah besar. Tapi kalau rumah kamu ada yang gampang bersin atau gatal, fitur ini jadi pembeda yang berarti.
Perbandingan Harga & Value for Money
SAMONO SW-MPG300 menang di value for money buat kebutuhan standar. Harganya lebih terjangkau, tapi performa 12.000Pa-nya tetap cukup buat kebanyakan kasur rumahan yang dibersihin rutin.
PerySmith V10 Pro harganya lebih tinggi, wajar karena bawa kombinasi daya hisap besar plus UV-C. Kalau dihitung per fitur yang didapat, harganya sebenarnya masuk akal—bukan mahal tanpa alasan.
Jadi ini bukan soal mana yang “lebih murah lebih baik”, tapi mana yang selisih harganya sepadan sama kebutuhan kamu.
Perbandingan Filter & Kapasitas Wadah Debu

PerySmith V10 Pro unggul di filter HEPA dan kapasitas wadah debu yang lebih besar, cocok buat pemakaian yang lebih sering dan intensif. Filter HEPA menahan partikel halus supaya nggak balik lagi ke udara.
SAMONO tetap punya filter dasar yang cukup memadai untuk pemakaian mingguan biasa, tapi kalau kamu tipe yang vacuum tiap 2-3 hari sekali, wadah debu yang lebih besar di PerySmith bakal terasa lebih praktis karena nggak perlu sering-sering dikosongin.
Mana yang Cocok Buat Kamu?
Kalau kebutuhan kamu masih standar—kasur dibersihin rutin, budget terbatas, nggak ada alergi berat di rumah—SAMONO SW-MPG300 untuk pemakaian harian udah lebih dari cukup dan nggak bikin kantong bolong.
Tapi kalau ada anggota keluarga dengan alergi yang cukup parah, atau kasurnya emang jarang banget dibersihin sebelumnya, PerySmith V10 Pro untuk perlindungan maksimal lebih worth it meskipun harus keluar budget lebih besar di awal.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)
-
Mana yang lebih worth it, SAMONO SW-MPG300 atau PerySmith V10 Pro?
Tergantung kebutuhan. SAMONO lebih worth it buat pemakaian standar dengan budget terbatas, sementara PerySmith lebih worth it buat alergi berat atau pemakaian intensif.
-
Apakah selisih daya hisap 12.000Pa vs 19.000Pa terasa signifikan?
Terasa signifikan terutama di kasur yang jarang dibersihkan, karena daya hisap lebih tinggi menembus serat kain lebih dalam dalam sekali lintasan.
-
Apakah fitur UV-C benar-benar dibutuhkan?
Tidak wajib untuk semua orang, tapi sangat membantu untuk rumah dengan penderita alergi sensitif atau anak kecil karena fungsi sterilisasinya.
-
Apakah SAMONO SW-MPG300 cukup untuk kasur tebal?
Cukup untuk kebanyakan kasur rumahan dengan pemakaian rutin, meski mungkin butuh beberapa lintasan tambahan dibanding PerySmith pada kasur yang jarang dibersihkan.
-
Kalau budget terbatas, mending nabung buat PerySmith atau ambil SAMONO dulu?
Kalau nggak ada anggota keluarga dengan alergi berat, ambil SAMONO dulu sudah cukup solid. Nabung ke PerySmith lebih masuk akal kalau kebutuhannya memang spesifik ke alergi.
Pilihannya…
SAMONO SW-MPG300 dan PerySmith V10 Pro sama-sama solid, cuma beda kelas kebutuhan. SAMONO unggul di harga dan kepraktisan harian, PerySmith unggul di daya hisap dan fitur sterilisasi buat alergi berat.
Kalau kamu masih belum yakin kriteria mana yang paling penting buat situasi kamu, baca dulu Cara Memilih Vacuum Cleaner Kasur Tungau yang Tepat, Jangan Asal Beli biar keputusan akhirnya lebih mantap.


